Daftar kata penggolong perlu dimiliki wartawan atau penulis koran.
Berikut di antara kata penggolong itu.
DIarsipkan di bawah: Jurnalistik | Ditandai: Kosakata | Leave a Comment »
Daftar kata penggolong perlu dimiliki wartawan atau penulis koran.
Berikut di antara kata penggolong itu.
DIarsipkan di bawah: Jurnalistik | Ditandai: Kosakata | Leave a Comment »
Kaprah adalah kata lain untuk lazim. Yang dimaksud salah kaprah adalah kesalahan yang dianggap lazim atau dianggap biasa. Jika penggunaan Bahasa Indonesia secara salah dilakukan berulang-ulang, tanpa ada yang mengoreksi atau mengingatkan, orang akan menganggapnya benar. Terungkap bahwa kasus salah kaprah ini terjadi di banyak kalangan masyarakat, termasuk di media massa
DIarsipkan di bawah: Salah Kaprah | Ditandai: Ragam Jurnalistik | 4 Komentar »
Dewasa ini orang banyak memakai kata pembelajaran sebagai padanan istilah bahasa Inggris learning. Apakah pembelajaran itu memang mengacu ke perbuatan atau proses belajar? Sebagai bandingan, marilah kita perhatikan beberapa bentuk yang sejajar. Akan jelas nanti apakah kita taat asas dalam penerapan kaidah bahasa, atau justru menyimpang.
DIarsipkan di bawah: Salah Kaprah | Ditandai: Kosakata | 4 Komentar »
1. Pengantar
Mohon dimaklumi jika judul tulisan ini terkesan tidak saling berhubungan antara pokok bahasan yang satu dan lainnya. Hal ini terjadi karena memang ada beberapa informasi yang berbeda yang hendak disampaikan dalam satu kesempatan. Meskipun demikian, mudah-mudahan perbedaan itu justru dapat memberi warna lain yang mampu menambah variasi pertemuan ini.
DIarsipkan di bawah: Pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing | Ditandai: Kosakata | Leave a Comment »
Ketika menerbitkan buku ternyata ada persyaratan tertentu. Maksudnya, sebelum buku jadi diterbitkan, persyaratannya ada dua. Pertama, adanya perencanaan jangka pendek. Kedua, adanya perencanaan jangka panjang. Dalam model perencanaan, kedua persyaratan itu tampak kabur karena bidang kegiatannya saling berkaitan. Persyaratan jangka pendek, misalnya waktu menyusun buku, diasumsikan bukunya sejenis buku referensi semacam buku pelengkap atau buku [...]
DIarsipkan di bawah: Buku | Ditandai: Kosakata | Leave a Comment »
Berikut adalah padanan singkatan nama organisasi yang merupakan hasil rapat Forum Bahasa Media Massa.
DIarsipkan di bawah: Kamus | Ditandai: Kosakata, Singkatan | 4 Komentar »
/1/
Beberapa waktu belakangan ini ada sebuah kata yang dapat dikatakan populer atau dikenal luas dalam komunikasi resmi maupun sehari-hari. Kata yang dimaksud di ini adalah kata event, yang kemungkinan besar marak sebagai akibat dari merebak atau munculnya sejumlah event organizer di Indonesia pada tahun 1990-an, hingga kini. Kenyataan ini sesungguhnya dapat dikatakan sebagai sesuatu yang [...]
DIarsipkan di bawah: Jurnalistik | Ditandai: Kosakata | 3 Komentar »
KBBI dari masa ke masa
Sebelum menyampaikan pengalaman saya menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sebagai sumber acuan utama dalam tugas menyunting naskah di Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, terlebih dulu saya akan menetapkan singkatan yang mengacu pada tiga edisi KBBI, yaitu:
H = KBBI edisi pertama, 1988, bersampul hijau.
B = KBBI edisi kedua, 1991, bersampul [...]
DIarsipkan di bawah: Kamus | Ditandai: Kosakata | Leave a Comment »
Kamus merupakan salah satu bentuk konkret standardisasi bahasa. Rujukan bagi kosa kata yang berstatus baku dan nonbaku dicakupkan ke dalam kamus. Namun, lebih dari itu, kamus juga mencatat perkembangan suatu bahasa dan penggunaannya. Salah satu rujukan bagi perkembangan bahasa dan penggunaannya adalah media massa. Hubungan inilah yang membuat media massa atau pers berperan penting baik [...]
DIarsipkan di bawah: Kamus | Ditandai: Kosakata | Leave a Comment »
Agustus atau September, hingga berakhir di bulan Mei tahun berikutnya, adalah masa di mana istilah-istilah bahasa bisa berkembang lewat saduran yang didapat dari sepak bola internasional. Saat itu Liga Inggris, Italia, dan Spanyol, serta Liga Champion Eropa sedang menjalankan tugasnya untuk menghibur pemirsa di Indonesia secara gratis. Kenapa ada penekanan di Indonesia? Ya, karena hanya [...]
DIarsipkan di bawah: Jurnalistik | Ditandai: Ragam Jurnalistik | 3 Komentar »
Tidak lama setelah menyetorkan naskah berita yang baru selesai saya ketik, seorang bos di tempat saya bekerja mendatangi saya. “Yang you maksud dengan grandfinal ini apa? Kalau babak untuk penentuan juara, cukup final saja,” katanya. “Ini istilah yang dipakai panitia, saya cuma mengutip kata yang mereka pakai,” jawab saya. “Tapi itu salah,” kata si bos [...]
DIarsipkan di bawah: Jurnalistik | Ditandai: Ragam Jurnalistik | Leave a Comment »
1. Pendahuluan
Bidang olahraga mendapat tempat yang khusus dalam berbagai media massa. Di dalam media massa cetak, khususnya surat kabar, kita temukan rubrik olahraga. Demikian pula dalam media elektronik, khususnya televisi, ada program khusus untuk bidang ini. Hal ini menunjukkan bahwa olahraga merupakan bagian yang mendapat perhatian khusus di kalangan pers atau pertelevisian.
Berbicara tentang [...]
DIarsipkan di bawah: Kamus | Ditandai: Kosakata | Leave a Comment »
Saya sempat dikagetkan kawan bahasa dari majalah Swa pada pertemuan bulan lalu. Beberapa detik setelah kumpul-kumpul benama Forum Bahasa Media Massa itu berakhir, menjelang makan siang, kawan itu mengedit beberapa kata yang dilontarkan teman lain. Kata-kata purba, sebagian besar dari khazanah Sanskerta, keluar dengan lancar menggantikan kata-kata yang lebih lazim di telinga umat Indonesia yang [...]
DIarsipkan di bawah: Kamus | Ditandai: Kosakata | Leave a Comment »
LAPORAN TIM BAHASA
Edisi I
Tim Bahasa berpendapat proses standardisasi bahasa Republika tak dapat dilakukan secara tergesa-gesa. Perlu waktu panjang dan upaya berulang-ulang, termasuk dalam hal evaluasi dan penegakannya. Demikian halnya dengan inventarisasi bahasa ‘bermasalah’, hanya dapat dilakukan dalam kurun waktu yang panjang.
DIarsipkan di bawah: Jurnalistik | Ditandai: Ragam Jurnalistik | Leave a Comment »
Sekitar 30 ribu karakter/huruf menghias setiap halaman koran Republika. Jumlah ini kira-kira setara 6.000 kata bahasa Indonesia. Jika koran ini terbit 20 halaman saja, maka terdapat kira-kira 600 ribu karakter atau 120 ribu huruf per hari. Sebuah wahana berbahasa yang luar biasa!
Bayangkan, betapa besar peluang terjadinya kekeliruan penulisan kata, ejaan, dan struktur kalimat. Jika wartawan [...]
DIarsipkan di bawah: Jurnalistik | Ditandai: Ragam Jurnalistik | 2 Komentar »
Gejala Pemicu
1. Generasi muda perkotaan lebih tertarik menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa asing daripada bahasa daerah.
2. Kemajuan teknologi komunikasi audio visual yang pesat cenderung memusnahkan kehidupan sastra daerah yang merupakan salah satu aspek penting di dalam pelestarian bahasa derah sebagai lambang kebanggaan dan identitas derah.
3. Penggunaan bahasa derah sebagai bahasa pengantar di kelas-kelas permulaan sekolah [...]
DIarsipkan di bawah: Jurnalistik | Ditandai: Kosakata | Leave a Comment »
1. Pengantar
Pemberlakuan pasar bebas di berbagai kawasan dunia merupakan salah satu wujud tatanan kehidupan dunia yang baru, globalisasi. Sebetulnya, globalisasi telah lama berlangsung, berabad-abad yang lalu, ketika menusia dapat menciptakan alat komunikasi, seperti telepon dan kini teknologi informasi itu telah berkembang amat pesat. Pemanfaatan ruang angkasa dan teknologi komputer telah menciptakan teknologi informasi (internet) [...]
DIarsipkan di bawah: Jurnalistik | Ditandai: Kosakata | Leave a Comment »
Mengawali diskusi kali ini, saya kutipkan sejumlah judul berita berikut ini:
(1) Amien Rais Takut Sama Megawati
(2) Anak Buah Soeharto Mau Dibunuh
(3) Orang PDIP Nolak Dicincai
(4) Wah, Enak Bener Jadi Presiden
(5) Terbukti Korupsi, Kok Dilepas?
(6) Ini Namanya Kabinet Kapal Keruki
(7) Soeharto, Bagi-bagi Tanahnya Dong
(8 ) Sudahlah Gus, Sampai Sini
(9) Rakyat Ogah Ditipu Dua Kali
(10) Tommy, Uenak [...]
DIarsipkan di bawah: Jurnalistik | Ditandai: Ragam Jurnalistik | 2 Komentar »
Berikut ini disajikan beberapa catatan kecil dalam upaya mencari acuan bagi pemakaian bahasa Indonesia yang baik dalam surat kabar.
1. Beberapa Pendapat
Menurut Idris (1987:11), lebih dan 2.000 tahun yang lalu, Confusius berkata: Bahasa yang jelek akan menimbulkan salah pengertian. Salah pengertian akan mengundang pertengkaran. Pertengkaran dapat mengobarkan perang saudara. Idris juga menyatakan berita [...]
DIarsipkan di bawah: Jurnalistik | Ditandai: Ragam Jurnalistik | Leave a Comment »
1. Saya merasa mendapat kehormatan dan berterima kasih kepada Forum Bahasa Media Massa (FBMM) yang telah mengundang saya hari ini untuk menyampaikan tinjauan saya mengenai bahasa media yang efektif. Ini agaknya dalam kerangka untuk ikut memberikan masukan bagi pengembangan bahasa Indonesia dalam kegiatan kerja sehari-hari para wartawan. Saya juga sudah membaca sekilas informasi tentang FBMM. Terus terang, saya menyambut [...]
DIarsipkan di bawah: Jurnalistik | Ditandai: Ragam Jurnalistik | Leave a Comment »