Posted on Desember 15, 2008 by pondokbahasa
ABSTRACT
Indigenous language in Central Kalimantan is called
Dayak Language. From 37 indigenous languages in Central
Kalimantan, there are only three languages that have been
classified as standard language. And only one indigenous
language has standard qualification. It shows that almost
indigenous languages are only used as communication tool
in limited area that is within the race.
This situation has resulted in four [...]
DIarsipkan di bawah: Pengajaran Bahasa dan Sastra | Ditandai: Pengajaran | 5 Komentar »
Posted on Desember 15, 2008 by pondokbahasa
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Memasuki milenium ketiga, lembaga pendidikan dihadapkan pada tantangan yang sangat krusial, berkaitan dengan penyiapan dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu berkompetisi dalam masyarakat global, yang diwarnai oleh ketatnya kompetisi dan revolusi informasi sebagai dampak dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pendidikan diselenggarakan untuk menyiapkan peserta didik menjadi pribadipribadi anggota masyarakat [...]
DIarsipkan di bawah: Pengajaran Bahasa dan Sastra | Ditandai: Pengajaran | 2 Komentar »
Posted on Desember 15, 2008 by pondokbahasa
ABSTRACT
The inventory of local languages in Indonesia,
until now, is not finished. This is because the number of
local languages and dialects are not yet all knoun. The
last publication on the number of languages in
Indonesia issued by Summer Institute of Linguistics
(2001) stated that there were 726 languages. The
National Languges Center (Pusat Bahasa) has carrying
out new inventory activity [...]
DIarsipkan di bawah: Pengajaran Bahasa dan Sastra | Ditandai: Pengajaran | Leave a Comment »
Posted on Desember 15, 2008 by pondokbahasa
1. Masalah Kebahasaan yang Perlu Ditangani
Menurut kedudukannya, bahasa yang digunakan di Indonesia dibagi atas tiga kelompok: bahasa nasional/negara, bahasa daerah, dan bahasa asing. Dalam makalah ini masalah bahasa asing tidak dibicarakan karena tidak menjadi tugas (utama) Pusat Bahasa dan unit-unitnya. Sementara itu, masalah yang berkenaan dengan bahasa daerah saat ini ditangani oleh balai/kantor bahasa terdekat [...]
DIarsipkan di bawah: Pengajaran Bahasa dan Sastra | Ditandai: Pengajaran | Leave a Comment »
Posted on Desember 15, 2008 by pondokbahasa
Abstrak
Bahasa Biak (BB) adalah salah satu bahasa daerah
(BD) yang pertama kali diteliti, ditulis dan diajarkan
secara formal sebagai pelajaran muatan lokal (mulok)
oleh para misionaris pada pendidikan dasar dan
menengah di Resort Biak-Numfor Tanah Papua. Orang
Biak selalu meratapi dan merindukan pelajaran mulok
BB tersebut hingga saat ini. Oleh karena dimusnahkan
dan tidak diperbolehkan untuk diajarkan lagi oleh
pemerintah, karena konspirasi politik [...]
DIarsipkan di bawah: Pengajaran Bahasa dan Sastra | Ditandai: Pengajaran | 1 Komentar »
Posted on Desember 15, 2008 by pondokbahasa
1. Pengantar
Beribu puji syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang
Mahaesa dan ucapan terima kasih saya haturkan kepada panitia
Kongres Bahasa Indonesia IX, atas kepercayaan yang diberikan kepada
saya untuk menjadi pemakalah undangan walaupun topik yang
diberikan kepada saya sangat luas, dan rasanya di luar kemampuan saya
untuk membicarakannya secara mendalam dan tuntas. Kepercayaan itu
saya terima sebagai amanah yang mulia [...]
DIarsipkan di bawah: Pengajaran Bahasa dan Sastra | Ditandai: Pengajaran | Leave a Comment »
Posted on Desember 15, 2008 by pondokbahasa
“ … per la dolcezza l’italiano dell’Estremo Oriente…”
(Odoardo Beccari, 1843-1920)
Pusat Studi Indonesia yang tersebar di Eropa, Amerika dan
Australia, kebanyakan sudah menjadi bagian dari tradisi lembaga
masing-masing sejak lama. Demikianlah walau pun studi Bahasa dan
Sastra Indonesia bukan merupakan tradisi secara resmi di Italia, namun
pada tahun 1964 telah masuk dalam kurikulum studi di Universitas
Negeri Italia dengan resmi dan [...]
DIarsipkan di bawah: Pengajaran Bahasa dan Sastra | Ditandai: Pengajaran | Leave a Comment »
Posted on Desember 7, 2008 by pondokbahasa
ABSTRAK
Upaya pengidentifikasian jumlah bahasa di Indonesia sudah
cukup banyak dilakukan baik oleh lembaga/pakar linguistik Indonesia
maupun lembaga/pakar asing. Hasil yang diperoleh cukup beragam,
sehingga tidak jarang kondisi ini menimbulkan kesimpangsiuran
informasi tentang jumlah bahasa yang tumbuh dan berkembang di
Indonesia.
Faktor utama yang menyebabkan keberagaman hasil tersebut
adalah keberbedaan dalam penggunaan metode. Untuk itu, Pusat
Bahasa, sejak 1992 s.d. 2008 telah berupaya melakukan [...]
DIarsipkan di bawah: Pengajaran Bahasa dan Sastra | Ditandai: Pengajaran | Leave a Comment »
Posted on Desember 7, 2008 by pondokbahasa
1. Pendahuluan
Dewasa ini sinyalemen negatif tentang Pembelajaran Bahasa
Indonesia (PBI) masih menjadi isu aktual dan mengemuka di berbagai
media/forum ilmiah. Dinyatakan, bahwa PBI di setiap jenjang dan
institusi pendidikan pada umumnya belum berjalan sebagaimana yang
diharapkan. Proses pembelajaran dan produktivitasnya pun kurang
memadai, baik dari segi kuantitas, kualitas, maupun relevansinya
dengan kebutuhan (AJBI, 2008). Pernyataan yang agak spesifik juga
muncul, bahwa kondisi [...]
DIarsipkan di bawah: Pengajaran Bahasa dan Sastra | Ditandai: Pengajaran | Leave a Comment »
Posted on Desember 7, 2008 by pondokbahasa
1. Pendahuluan
Bangka Belitung awalnya merupakan bagian dari Provinsi
Sumatera Selatan. Di era reformasi pada tahun 2000 melalui Undangundang
nomor 27 terbentuklah Provinsi Bangka Belitung. Secara
kultural Bangka Belitung merupakan rumpun Melayu, demikian juga
bahasanya masuk dalam rumpun bahasa Melayu Bangka dan Melayu
Belitung.
Melalui media bahasa daerah tersebut muncullah beberapa
karya yang ditulis oleh para penulis daerah. Kebanyakan dari para
penulis sastra tersebut [...]
DIarsipkan di bawah: Pengajaran Bahasa dan Sastra | Ditandai: Pengajaran | 3 Komentar »
Posted on Desember 7, 2008 by pondokbahasa
A B S T R AC T
The appropriate and correct literature teaching is
aesthetic perspective adopted teaching and emphasize on that
perspective; students are able to identify intrinsic and
extrinsic values encountered in literary works (Rosenblatt,
1978:22-47). So far the teaching of Indonesian literary
appreciation has focused on the perspective. However, such
kind of teaching still applies structuralism-based approach;
students appreciate literary [...]
DIarsipkan di bawah: Pengajaran Bahasa dan Sastra | Ditandai: Pengajaran | 1 Komentar »