Mencari Acuan Bahasa Koran Bahasa Rakyat

Berikut ini disajikan beberapa catatan kecil dalam upaya mencari acuan bagi pemakaian bahasa Indonesia yang baik dalam surat kabar.

1.       Beberapa Pendapat

          Menurut Idris (1987:11), lebih dan 2.000 tahun yang lalu, Confusius berkata: Bahasa yang jelek akan menimbulkan salah pengertian. Salah pengertian akan mengundang pertengkaran. Pertengkaran dapat mengobarkan perang saudara. Idris juga menyatakan berita yang baik ialah berita yang objektif, tidak memihak dan tidak disusupi oleh tafsiran-tafsiran pribadi. Berita harus terpisah dari opini.

          Soren H. Munhof (lihat Idris, 1987:13) mengemukakan rumus penulisan berita dengan apa yang disebutnya Five Star Approach to News Writing yaitu:

a.  accuracy (ketepatan);

b.  brevity (keringkasan);

c.  clarity (kejelasan);

d.  simplicity (kesederhanaan);

e.  sincerity (ketulusan, kesungguhan);

          Tidak jauh berbeda dengan Munhof, James M. Neal dan Suzanne Brown mengemukakan bahwa tulisan jurnalistik memiliki kualitas:

a.  objectivity (objektivitas);

b.  clarity (kejelasan):

c.  brevity (keringkasan);

d.  precision (ketepatan):

e.  vitality (vitalitas).

2.       Kasus Pemakaian Bahasa

          Berdasarkan data pemakaian bahasa Indonesia dalam (1) Rakyat  Merdeka, (2) Pos Kota, dan (3) Kompas terlampir, dapat dikemukakan beberapa catatan berikut.     

Rakyat Merdeka

a.  Memanfaatkan unsur persamaan bunyi (jingle) dalam menyusun kepala berita untuk menarik  perhatian pembaca.

b.  Menggunakan diksi yang dipungut dari bahasa daerah atau dialek yang bersuasana santai.

c.   Menggunakan diksi yang bernada subjektif dan sikap negatif.

d.  Menggunakan kalimat dengan pelesapan kata tugas dan pelesapan afiks dalam kepala berita.

e.  Menggunakan kata-kata berakhiran -an yang tidak lazim dalam bahasa ragam resmi.

f.   Menggunakan  beberapa struktur kalimat  yang janggal  atau  rancu.

Pos Kota

a.  Menggunakan kalimat dengan pelesapan afiks dan pelesapan kata tugas dalam kepala berita.

b.  Masih menggunakan beberapa kalimat yang janggal atau rancu.

c.  Tidak menggunakan kalimat dengan kata-kata berakhiran -in.

d.  Kurang memanfaatkan potensi jingle untuk menarik perhatian pembaca.

e.  Memuat beberapa kalimat ragam lisan.

Kompas

a.  Menggunakan kalimat dengan pelesapan afiks dan kata tugas dalam kepala berita.

b.  Menggunakan kalimat tanpa pelesapan dalam kepala berita.

c.  Menggunakan gaya penulisan dengan kalimat inversi.

d.  Memanfaatkan potensi jingle untuk menarik perhatian pembaca.

e.  Menggunakan konstruksi aposisi.

f.   Menggunakan  diksi  baik yang  netral  maupun  yang  bernada  subjektif.

g.  Belum terlepas sama sekali dari kalimat dengan struktur yang janggal.

3.       Sikap Kita

          Bagaimana acuan penggunaan bahasa Indonesia yang baik, dalam koran, yang terbaca (readable), menurut hemat saya, yang dapat dipahami rakyat khalayak pembaca? Bahasa koran adalah bahasa yang memiliki beberapa sifat seperti dikemukakan pada seksi nomor 1.

Pemakaian Bahasa Dalam Harian Rakyat Merdeka

a.   Jingle

1. Gonjang-ganjing Sukhoigate/PDIP Minta Mega Rombak Kabinet

2. Amerika Tengil/Pertemuan Nihil Dibilang Berhasil

b.   Diksi

1.  Kampanye Capres di Makasar Bareng Yusuf Kalla

2.  Prabowo Ngaku Bukan Titipan Soeharto

3.  Beli Sukhoi Kok Pakai Kucing-kucingan

4.  Hakim Jujur Kagak Dapet Tempat

5.  Bikin Pong Pansus Dugaan Kolusi Tunggakan Pajak

6.  Tim Perumus Busway Mengalami Masalah

7.  Pengumuman : Orang Miskin Jangan Mimpi Bisa Sekolah

8.  U!at Buku Berdasi/ Nggak Punya Hati

9.  Agenda Golkar Nggak Bakal Diterabas . . .

10. Banyak Daerah Hitam Nggak Bisa Gelar Pemilu

11. Daripada Mengadaikan Keadilan, Mending Jual-Beli Mobil Bekas

12. Sampai Batas Akhir Wajib Setor, Baru 9 Provinsi Yang Nyosor ke       Rasuna/Petugas Pemilu Daerah Ngorok Mulu

I3. Detak Jantung pimpinan sembilan parpol yang sudah diverifikasi kian Kencang, sebab ada tanda-tanda pengumuman rapor hasil verifikasi gelombang pertama tertunda.

14. Sampai kemarin, baru sembilan provinsi yang sudah menyerahkan hasil penggeledahan Tim Verifikasi Daerah (TVD) ke Tim Verifikasi Pusat (TVP).

15.  Drama Sukhoigate terus berlanjut dan semakin panas.

16. Gojang-ganjing Sukhoigate

17.  Sukhoi yang Menyambar Istana (Tempo)

18.  Sukhoi dan Akbar Jadi Imbal Beli Jilid Kedua

19. Tentunya Cak Nur akan mengikuti setiap ketentuan yang ada di Partai Golkar (pendapat seseorang)

20. Yang  pasti  keduanya—baik  Golkar dan  Cak  Nur—mendapat       keuntungan (pendapat seseorang)

21. Katanya Endriartono marah karena dituduh melakukan kebohongan publik dalam kasus pembelian empat pesawat Sukhoi dan dua helikopter Mi-11 dari Rusia.

22. Lagi, Kuburan Massal di Aceh

      Bocah Tukang Kopi lkut Ditanam

23. Wajib hukumnya Bung

c.   Akhiran-in

1. Kepala Saddam Hussein Dibayarin

2. Presiden Megawati Diduga Dijeblosin

3. Dicemplungin Setelah Dibunuh

4. Gara-gara Ngumpulin Belasan Ribu Massa

5. Digosipin Married By Accident/ “Nanti Sernua Orang Yakin . . .”

d.   Pelesapan

1.  PDIP Minta Mega Rombak Kabinet

2.  Hornet Amerika Dua Jam di Indonesia

          -Bisa Hancurkan Jakarta dan Surabaya

3.  Minta Warisan Tidak Diberi/Nenek Dicekik Sampai Tewas

4.  Ekonomi Membaik, Inflasi 8 Persen

5.  Disinggung  soal  keraguan  terhadap  kredibilitas  penegak  hukum  di Indonesia, Andi nnenganggap hal itu wajar. Karena menurutnya, hakim harus independen

6.  Bank  Indonesia  (Bl)  optimis  target  inflasi  tahun  ini  9  persen  akan  tercapai.  Gubemur  Bl  Burhanuddin  Abdullah  yakin  akan  mampu  menembus level 8 persen.

7.  Jadi Hakim, Ancaman dan Teror adalah Biasa

e.   Struktur Janggal

1.   Dia  menambahkan, jika target inflasi  sampai  akhir tahun  ini  sebesar 8  persen, akan berdampak positif bagi sektor perdagangan. Terutama yang  selama ini berorientasi ekspor.

2.  Mengenai  usulan  tax  holiday,  pemerintah  kembali  menegaskan  tidak  akan memberikannya.

3.  Diplomat senior Amerika, Jepang dan Korea Selatan,  Rabu  (2/7)  lalu,  menghadiri perundingan tidak resmi itu selama dua hari mengenai Korea Utara dan upaya-upaya untuk mengakhiri kebuntuan program senjata  nuklirnya.

4.  Menurutnya, pertukaran gagasan sangat bermanfaat dalam pertemuan tersebut dan akan terus membahasnya dengan menyambut pertemuan-pertemuan itu sebagai pembahasan yang memberikan ilham.

5.  Untuk menutupi ketidaksuksesan  pertemuan yang tidak menghasilkan keputusan itu, ia berpendapat pembicaraan ini tidak dirancang untuk  menghasilkan keputusan atau kesimpulan khusus.

     Hati-hati, kalau KPU tidak cermat daiam memutuskan daerah pemilihan  maka akan berbuah konflik di negeri ini. Bahkan suasana Pemilu menjadi  panas.

6. “Saya pikir hanya dengan keteguhan hati dan keimanan yang kuat dapat  menjaga profesionalitas,” ujarAndi.

7. Lain-lain

1. The Politic News Leader

2. Jendela Dunia

3. Pasar Pemilu 1

4. Pasar Pemilu 2

5. On-Line 1

6. On-Line 2

7. Bibir Merah

8. Foto Pejabat dan Kekayaannya

9. Spirit

10. Bomber

11, Correct!

12. Indonesia Raya

13. Uang Rakyat

14. Wanted!

15. Corrupt, No!

Pemakaian Bahasa Dalam Harian

POS KOTA

a.   Pelesapan afiks

1.  Sutradara Gadungan perkosa calon artis

2.  52 Kades ancam tak pilih PDIP

3.  Pocongan numpang Angkot

4.  Lurah nunggak taskin dicopot

5.  Lurah Tangki Tak akui Abdul Latif wakil RW

6.  Walikota minta Camat Pasar Minggu  mundur

7.  Perkemi tunggu kepastian Indonesia Open

8.  PSSI aktifkan tes urine

9.  Agum minta PABBSI selesaikan kasus Lisa

10. Puluhan ibu marahi petugas PAM

11. Usai busway. Jakarta luncurkan kereta monorel

b.   Pelesapan Kata Tugas

1.  Bawa ekstasi buruh diadili

2.  Cabuli bocah, dibui 2 tahun

3.  Kalah jadi napi menang jadi capres

4.  Tarif naik 100 persen, air tak ngalir

     Puluhan ibu marahi petugas”PAM

5.  Menanggapi hal itu, Menteri Faisal Tanjung mengatakan tim ahli tak termasuk jabatan struktural di departemen.

6.  Mengurangi kecelakaan lalu lintas sepeda motor

     Dealer gelar safety riding

7.  Pengusaha Malaysia yang bakal membangun jaringan monorel tersebut

8.  Walikota minta Camat Pasar Minggu mundur

9.  Agum minta PABBSI selesaikan kasus Lisa

10. Orangtua terdakwa pengedar ekstasi ditipu pria mengaku hakim PN  Jakbar.

c.   Struktur Janggal

1.  Perwira peledak Mabes Polri segera disidang

2.  Penyebab kemarahan mereka karena kesal atas buruknya pelayanan  yang diberikan

3.  Dia menambahkan hendaknya Pangda-pangda harus bisa berperan aktif di dalam pengadaan bapak angkat.

4.  Dia menegaskan harus dihentikan pembuatan WC Umum dan Kolam ikan milik pedagang di lokasi penampungan yang belum dikelola.

d.   Ragam Lisan

1.   Kaki-5 ngasih uang tapi tetap digusur

2.  “Yang bener saja, Pak! Ngasih uang juga, digusur juga, (tanpa petik akhir)

e.   Lain-lain

1.  Walikota juga meminta agar Camat mebongkar rolling door yang   dibangun pedagang.

2.  Salah satu persoalan yang mengkristal ditubuh PB. PABBSI adalah      keinginan Lisa Rumbewas pindah berlatih.

Pemakaian Bahasa Dalam Harian

KOMPAS

a.   Pelesapan

1.  Manuver Pesawat AS Ancam Penerbangan Sipil

2.  Menyimpang, Luki Siap Dibubarkan

3.  Kirim VCD Porno, WN Nigeria Buron

4.  Saksi Mengaku Ditelanjangi, Polresta Tanjung Pinang Membantah

5.  Palestina Berupaya Keras Tangani Garis Keras

6.  Penasehat Bush Beda Pendapat soal Liberia

b.   Tanpa Pelesapan

1.   Freeport tidak Pernah Merasa Menambang di Hutan Lindung

2.  Saksi Mengaku Ditelanjangi, Polresta Tanjung Pinang Membantah

3.  Chelsa Mengincar Capella

c.   Gaya Penulisan

1.  Anwar Nasution: Perbankan Berkomitmen Turunkan Bunga

2.  Hosti: Beri Merpati Solusi Atasi Krisis

3.  Dipertimbangkan, Perubahan dalam RUU Antisubversi Hongkong

4.  Kecil, Kontribusi Perusahaan Pertambangan kepada Daerah

d.  Jingle

1.  Palestina Berupaya Keras Tangani Garis Keras

2.  Ben Merpati Solusi Atasi Krisis

e.   Aposisi

1.  Sukabumi, Surga bagi Para Petualangan

2.  Situ Ginting, Monumen Kasih Seorang Ayah

f.     Diksi

1.  Pelajaran yang Dapat Diambil dari Kasus Sukhoi

2.  Seorang Prajurit TNI Tewas akibat Keracunan

3.  Bangkitkan Pemahaman Kebijakan Pendidikan

4.  Sayang dukungan itu seringkali tidak bisa berjalan karena mendapat hambatan dari anggota DPRD yang tidak punya pemahaman sama

5.  Koperasi Konsurnsi Harus Bisa Digalakkan Kembali

6. “Pemeriksaan Terhadap saksi sudah sesuai ketentuan aturan      pemeriksaan.

7.  Dana Tak Terduga Digunakan untuk Pribadi

g.  Struktur Janggal

Dia meninggal akibat kandungan racun yang sudah mengendap di dalam tubuhnya sejak beberapa hari terakhir ini.

 

Penulis:

S. Effendi

Pusat Bahasa, Depdiknas

Makalah ini disajikan dalam Diskusi Forum Bahasa Media Massa di Rakyat Merdeka, 9 Juli 2002.

 

 

Satu Tanggapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: